Madrasah Nurul Iman
terletak di Jl. KH Qodir Ibrahim. Kel Ulu Gedong, Kecamatan Danau Teluk, Kota
Jambi. Madrasah ini didirikan pada tahun 1915 (1333 Hijriah) di atas tanah
seluas 2.935 m2 dengan luas bangunan perpaduan gaya indis dengan
rumah panggung tradisional. Unsur arsitektur indis terlihat pada atap berbentuk
pelana dengan tingkat kemiringan yang tinggi, jendela dan pintu berukuran
besar, serta ventilasi berjajar yang berfungsi untuk sirkulasi udara. Sementara
elemen lokal terlihat pada bentuk bangunan panggung dengan dinding dihiasi ukiran
terawangan sulur-suluran dan sinaran.
Sejak berdirinya
Madrasah Nurul Iman pada tahun 1333 H / 1915 M oleh perukunan “TSAMARATUL
INSAN” Ulama’ yang pada saat itu dipimpin oleh Gr. KH. A. Shamad bin H.
Ibrahim, Gr. KH. Ibrahim bin H. A. Majid, Gr. KH. Ahmad bin A. Syukur, Gr. KH.
Usman bin H. Ali, Gr. Kms. KH. Muhammad Saleh bin Kms. H. muhammad Yasin,
Sayyid Ali bin Abdurrahman Almusawah. Namun saat ini Madrasah Nurul Iman
dipimpin oleh keturunan, kerabat dan ulama- ulama di Provinsi Jambi.
Saat ini Madrasah Nurul
Iman telah berperan dan berkontribusi dalam mencerdaskan umat, menanamkan dan
meningkatkan keimanan dan ketaqwaan hingga mencetak dan melahirkan ribuan
Ulama’, Da’i, dan guru Besar / Kiyai serta tokoh agama, yang handal dan
bermanfaat bagi masyarakat. Adapaun para santri yang mengeyam pendidikan di
Madrasah ini berdatangan dari daerah-daerah di Provinsi Jambi dan dari pelosok
Indonesia dan pula dari luar negara seperti Muara Tembesi, Sarolangun, Bangko,
Muara Tebo, dan Muara Bungo. Di samping itu terdapat juga santri yang berasal
dari daerah luar Jambi, seperti Palembang, Bengkulu, Pekan Baru, dan
bahkan Malaya (Malaysia).
Sebagai madrasah tertua
di provinsi Jambi, memasuki era ke-100 tahun (1 abad) berdirinya madrasah Nurul
Iman Ulu Gedong Kota Jambi, kami siap mendukung dan melestarikan Jambi Kota
seberang sebagai kawasan cagar Budaya dan daerah objek wisata religi bagi Kota
Jambi.
Referensi
Radhiana,
M. (2007). Peninggalan peradaban jambi
situs dan benda cagar budaya. Jambi: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata
Privinsi Jambi.
Terimakasih
telah berkenan untuk membaca artikel ini. Salam persahabatan (Facebook: Adang
Ridwan Mulyana. BB: 5CCBDA42





Tidak ada komentar:
Posting Komentar